Main Article Content

Abstract

Orang tunanetra mungkin mengalami masalah saat berkunjung dari satu tempat ke tempat lain. Satu masalah umum yang mereka hadapi adalah mereka kesulitan membiasakan diri dengan tempat-tempat yang mereka kunjungi. Bagi masyarakat pada umumnya, masalah tersebut dapat diatasi dengan menggunakan peta. Kendati demikian, solusi penyandang tunanetra seperti itu mungkin bukan solusi terbaik karena peta yang bisa digunakan oleh tunanetra tersebut adalah peta taktil. Peta taktil memiliki banyak kekurangan, salah satunya adalah sulitnya mendapatkan update ketika terjadi perubahan pada area karena peta taktil belum terdigitalisasi untuk aplikasi mobile. Oleh karena itu, perlu dibuat peta berbasis aplikasi mobile untuk memudahkan penyandang tunanetra. Penelitian ini akan memfokuskan pada peta digital yang dapat diakses melalui aplikasi mobile dengan pendekatan Extreme Programming (XP) serta studi kasus yang dilakukan di Universitas Brawijaya. Peta digital yang dikembangkan nantinya akan diujicobakan kepada responden untuk diuji kelayakannya sehingga dapat membantu meningkatkan pemahaman spasial para penyandang tunanetra khususnya di wilayah Universitas Brawijaya. Lebih penting lagi, diharapkan dapat membantu para penyandang tunanetra di sekitar Universitas Brawijaya untuk membiasakan diri dengan lingkungan sekitarnya.

Article Details

How to Cite
Amrullah, M. E. A., Ramdani, F., & Tolle, H. (2022). The Effect Of Mobile Map With Geospatial Technologies On The Development Of Blind Disabilities’s Spatial Relational Thinking. Journal of Information Technology and Computer Science, 7(1), 22–25. https://doi.org/10.25126/jitecs.202271307

References

  1. E. V. A. Siekierska et al., “Internet-Based Mapping for the Blind and People with Visual Enhancing spatial learning and mobility training of visually impaired people — a technical paper on the Internet-based tactile and audio-tactile mapping,” no. January 2008, 2014.
  2. F. C. Feucht and C. R. Holmgren, “for Students with Visual Impairments : A Case Study for Customizing Accommodations,” no. April, pp. 143–155, 2018.
  3. F. C. Feucht and C. R. Holmgren, “Developing tactile maps for students with visual impairments: A case study for customizing accommodations,” J. Vis. Impair. Blind., vol. 112, no. 2, pp. 143–155, 2018.
  4. J. Ducasse, A. M. Brock, and C. Jouffrais, Accessible interactive maps for visually impaired users, no. June. 2017.
  5. D. A. N. G. Maps, “Implementasi aplikasi sistem..., Cita Ichtiara, FT UI, 2008,” pp. 4–24, 2008.
  6. L. Zeng and G. Weber, “Accessible maps for the visually impaired,” CEUR Workshop Proc., vol. 792, no. January 2011, pp. 61–71, 2011.
  7. A. Brock, P. Truillet, B. Oriola, D. Picard, and C. Jouffrais, “Design and user satisfaction of interactive maps for visually impaired people,” Lect. Notes Comput. Sci. (including Subser. Lect. Notes Artif. Intell. Lect. Notes Bioinformatics), vol. 7383 LNCS, no. PART 2, pp. 544–551, 2012.
  8. T. T. Favier and J. A. Van Der Schee, “Computers & Education The effects of geography lessons with geospatial technologies on the development of high school students ’ relational thinking,” vol. 76, pp. 225–236, 2014.
  9. A. Brock, “Interactive Maps for Visually Impaired People : Design , Usability and Spatial Cognition,” 2014.
  10. M. Cole, C. Cohen, J. Wilhelm, and R. Lindell, “Spatial thinking in astronomy education research Spatial thinking in astronomy education research,” Phys. Rev. Phys. Educ. Res., vol. 14, no. 1, p. 10139, 2018.
  11. I. Sommerville, Software Engineering 9th Edition, 9th ed. Boston, Massachusetts: Pearson Education, Inc, 2011.
  12. M. T. Sow, “Using ANOVA to Examine the Relationship between Safety & Security and Human Development,” J. Int. Bus. Econ., vol. 2, no. 4, pp. 101–106, 2014.